readbud - get paid to read and rate articles

Welcome.... Selamat datang.... Sugeng Rawuh..... Berkah Dalem

Salam sejahtera!!!
Blog ini saya buat sebagai sarana saya dan rekan rekan yang berminat dalam dunia fotografi maupun kehidupan kita yang penuh dengan tantangan dan dinamika.
Isi dari blog saya ini jauh dari sempurna.
Segala saran,kritik, dan masukan akan saya terima dengan senang hati untuk perbaikan dari blog ini...
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada yang sudah berkenan berkunjung di blog saya ini.
Semoga kita selalu diberikan kedamaian dan kesejukan hati oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Tuhan selalu merangkul, melindungi dan memberkati segala usaha baik yang telah kita lakukan semua.
Amin.
Berkah Dalem.

Selasa, 09 Maret 2010

Fotografi - Perfect Exposure

Bicara mengenai eksposure... Mungkin hal ini bisa membantu rekan rekan yang menginginkan mendapatkan hasil foto dengan eksposure yang tepat atau setidaknya sudah sesuai dengan keinginan kita dalam menghasilkan suatu karya.
Hasil suatu Eksposure ini akan maksimal bila kita gunakan dalam posisi kamera kita setting secara Manual.

Ada 3 hal utama berkaitan dengan eksposure tadi :
1. Aperture : bisa kita lihat dari besarnya bukaan lensa. memakai istilah f. f2, f4, f8, dst

2. Shutter Speed : dilihat dari kecepatan lensa kita dalam mendapatkan cahaya. dikamera kita ditunjukan dengan angka 1/seconds cthnya : 1/30, 1/60, 1/80, dst.

3. Angka ISO di kamera kita. Angka ISO dapat dianalogikan dengan banyaknya lampu dalam kamera kita. Jadi semakin besar angka ISO semakin sensitif kamera kita dalam mendapatkan cahaya yang masuk. Cth : ISO 200 : dapat kita analogikan kita memakai 200 lampu untuk memotret suatu obyek. atau bila kita gunakan ISO 800 : dapat kita analogikan kita memakai 800 lampu untuk menghasilkan gambar dari kamera kita.

Penjelasan 3 hal tersebut diatas dapat saya simpulkan sebagai berikut :

1. Aperture : mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke kamera. semakin besar angka f semakin kecil bukaan lensanya dapat juga dikatakan semakin kecil angka f di kamera kita bukaannya semakin besar. contohnya: f2.8 mempunyai bukaan lensa yang lebih besar dari f10.
Aperture inilah yang sering disebut para fotografer kita sebagai Depth Of Field / DOF yang artinya : suatu area yang akan ditampilkan tajam / tidaknya diantara subyek yang akan kita ambil gambarnya.
Contoh pada hasil gambar kita bila kita ingin mengaburkan antara subyek dan background kita gunakan f2.8 bila kita ingin antara subyek dan background sama-sama tajam kita gunakan f22.

2. Shutter Speed : mengatur berapa lama cahaya masuk ke kamera kita. Contoh bila kita gunakan shutter speed 4 detik atau 1/4 berarti cahaya yang masuk akan lebih lama bila kita gunakan speed 1000 atau 1/1000 berarti cahaya yang masuk kayak kilat aja.
Shutter speed lambat biasa saya gunakan untuk menghasilkan gambar air biar kelihatan seperti kapas. atau air terkesan lembut seperti gumpalan awan :)
Shutter speed yang cepat biasa saya gunakan untuk membekukan suatu obyek atau dapat dikatakan efek Freeze. Contoh : Membekukan mobil yang melaju dengan cepat.

3. ISO : banyaknya lampu yang akan kita gunakan dlm menghasilkan suatu gambar. Tapi hati hati bila menggunakan ISO 800 atau lebih biasanya akan menimbulkan efek grain / pasir dlm foto kita.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam menghasilkan suatu karya dalam dunia fotografi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar